Bengkulu Selatan relasipublik.com Sektor pertanian di Kabupaten Bengkulu Selatan terus menunjukan taringnya di tinggkat regional di bawah kepemimpinan Bupati Rifa’i Tajudin.
Komitmen memperkuat kedaulatan pangan nasional terus digelorakan dari tingkat daerah. Bupati Bengkulu Selatan, Rifa’i Tajuddin memimpin langsung aksi Gerakan Tanam Serempak yang dipusatkan di Hamparan Sawah Ketaping, Kecamatan Manna.(02/06/2026)
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda masif nasional yakni penanaman serempak seluas 50.000 hektar yang dipusatkan di Desa Terulung, Kecamatan Manna. Kegiatan ini menjadi bagian dari program nasional penguatan ketahanan pangan melalui optimalisasi lahan pertanian.
Bupati turun lansung ke sawah bersama petani sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah. Dalam sambutannya di tengah hamparan sawah, Bupati menekankan bahwa keterlibatan Bengkulu Selatan merupakan langkah nyata dalam mendukung target swasembada pangan.
“Kita tidak hanya menanam padi, tapi sedang menanam masa depan ketahanan pangan kita. Hamparan Ketaping adalah salah satu motor penggerak ekonomi petani di Kecamatan Manna, dan melalui gerakan serempak ini, kita pastikan produktivitas lahan kita meningkat signifikan,” ujar Bupati.
Gerakan yang menyasar lokasi Oplah 2024 dan 2025 ini bertujuan untuk memastikan lahan-lahan produktif di Bengkulu Selatan mendapatkan intervensi teknologi dan sarana produksi yang tepat. Program ini juga bersinergi dengan upaya rehabilitasi lahan di beberapa wilayah Sumatera lainnya, seperti Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, guna memulihkan sektor agraris pasca-bencana.
Selain melakukan penanaman simbolis, kegiatan ini juga menjadi ajang dialog antara pemerintah daerah dengan para kelompok tani mengenai:
Kepastian Distribusi Pupuk: Menjamin ketersediaan pupuk subsidi tepat waktu selama masa tanam.
Modernisasi Alat: Pemanfaatan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) untuk mempercepat proses olah lahan dan tanam.
Manajemen Irigasi: Memastikan pasokan air di Hamparan Ketaping tetap stabil guna mendukung target indeks pertanaman yang lebih tinggi.
Dengan dimulainya gerakan ini, diharapkan Bengkulu Selatan mampu memberikan kontribusi besar terhadap capaian luas tanam nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal melalui hasil panen yang lebih melimpah dan berkualitas.(ADV/Hamdani)
















