Bengkulu Relasipublik.com Pagar di area rumah sakit berfungsi vital sebagai pembatas akses, pelindung privasi, dan peningkat keamanan. Pagar mencegah penyusup dan mengatur alur keluar-masuk, sehingga area medis tetap steril dan kondusif untuk penyembuhan pasien serta Melindungi fasilitas medis, peralatan mahal.
serta memberikan rasa aman bagi staf medis dan pasien dari pihak luar yang tidak bertanggung jawab
Namun akhir akhir ini menjadi sorotan.
Seper pembangunan Pagar Panel Beton Rumah Sakit Tino Galo dibawah Naungan Dinas Kesehatan Pemerintahan Kota Bengkulu TA 2025 yang menghabis kan anggaran dengan realisasi 574 juta lebih, hasilnya dinilai Anomali kualitas pekerjaan dengan besarnya anggaran yang diserap.
Dedi rahmadi Ketua LSM Gerakan Reformasi Indonesia (Gerindo) Provinsi Bengkulu menjelaskan kepada awak media.
Kami menyayangkan dalam Pengendalian mutu Pembangunan Pagar panel beton RSTG ini, dimana berdasarkan hasil monitoring dan Identifikasi dilapangan, terlihat sudah banyak yang retak dan tentunya ini sangat disayangkan mengingat ini pembangunan masih terhitung baru.
dan dalam hal ini perlu ditindak lanjuti dalam perencanaannya dan pelaksanaannya apakah sudah selaras dengan Kondisi kontur dan struktur tanah, karena disekitar pagar tersebut masih banyak rawa.
tentu kondisi tanah labil ujarnya.
Ibu shinta bagian perencanaan didinas kesehatan ketika di konfermasi awak media dikantornya pada selasa pagi 30 Juni 2026,menjelaskan bahwa didalam pemasangan pagar panel beton RSTG dikasih curucuk, tapi kalau secara tekhnik detail dan lengkapnya silahkan tanya sama Ibu yona sebaga PPTK yang kebetulan saat ini tidak ada dikantor ujar Sinta selaku tim perencana di DENKES kota.
Sampai berita ini diterbitkan upaya konfirmasi kepada Ibu Yona selaku PPTK Proyek Pemagaran Rumah sakit Tino galok Kota Bengkulu sedang diupayakan.(Hamdhani).
















