Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
bengkulu

Tiga SPBU Di Bengkulu Selatan Menjadi Sorotan Warga, Diduga Oprasional Tidak Sesuai Dengan.(SOP) Antrean Memenuhi Badan Jalan.

30
×

Tiga SPBU Di Bengkulu Selatan Menjadi Sorotan Warga, Diduga Oprasional Tidak Sesuai Dengan.(SOP) Antrean Memenuhi Badan Jalan.

Sebarkan artikel ini

BENGKULU SELATAN Relasipubik.com — Operasional tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Bengkulu Selatan menjadi sorotan warga. Pasalnya, antrean kendaraan roda empat yang mengisi bahan bakar minyak (BBM) diduga kerap memadati badan jalan sehingga menghambat kelancaran arus lalu lintas.(18/10/2026)

Menurut keterangan sejumlah warga, kondisi tersebut menimbulkan keresahan bagi para pengguna jalan. Antrean kendaraan yang memanjang hingga ke badan jalan dinilai mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pengendara yang melintas di sekitar lokasi SPBU.

Warga menduga, kondisi antrean tersebut perlu mendapat perhatian serius dari pihak pengelola SPBU, khususnya terkait penerapan standar operasional prosedur (SOP), pengaturan antrean, serta kepatuhan terhadap ketentuan operasional dan perizinan yang berlaku.

“Kalau operasional SPBU berjalan sesuai aturan dan antrean dikelola dengan baik, seharusnya kendaraan tidak sampai memenuhi badan jalan hingga menghambat lalu lintas,” ungkap salah seorang warga.

Warga juga mempertanyakan respons pemerintah daerah dan aparat terkait yang dinilai belum terlihat secara optimal dalam menindaklanjuti persoalan tersebut. Mereka berharap ada langkah konkret untuk memastikan kegiatan operasional SPBU tidak mengganggu ketertiban umum maupun keselamatan pengguna jalan.

Atas kondisi itu, masyarakat meminta pihak Pertamina pusat maupun pihak terkait untuk turun langsung melakukan evaluasi terhadap operasional ketiga SPBU tersebut. Pemeriksaan diharapkan mencakup penerapan SOP, pengaturan antrean kendaraan, serta kesesuaian kegiatan operasional dengan ketentuan dan perizinan yang berlaku.

Warga juga berharap pihak berwenang memberikan teguran atau menjatuhkan tindakan sesuai ketentuan apabila ditemukan pelanggaran berdasarkan hasil pemeriksaan.

“Jangan sampai masyarakat terus dirugikan akibat antrean kendaraan yang menghambat jalan. Kami berharap pihak Pertamina dan instansi terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan,” harap warga.

dan sudah beberapa kali media ini ingin konfermasi dengan salah satu minejer SPBU yang ada di bengkulu selatan, akan tetapi sangat sulit sekali untuk di temui. hal ini sudah sepanjang tahun terjadi antrean tidak beraturan bahkan beberapa bulan yang lalu terjadi kecelakaan, sehingga salah satu warga di bengkulu selatan ini meninggal dunia akibat menabrak mobil yang sedang antrean terang Warga.

“Jadi warga menduga dengan pengelola SPU yang ada di Bengkulu Selatan Ini Seperti Kebal Hukum karena baik pemerintah ataupun dari APH yang ada di Bengkulu Selatan tidak Berani melakukan tindakan, agar SPBU ini beroprasi sesuai dengan prarturan ungkap warga.

Hingga berita ini disusun, dugaan ketidaksesuaian operasional tersebut masihkah memerlukan verifikasi lebih lanjut. Konfirmasi kepada pengelola ketiga SPBU, pihak Pertamina, pemerintah daerah, serta instansi yang berwenang diperlukan agar persoalan ini dapat diketahui secara objektif dan berimbang.

Masyarakat berharap adanya pengawasan yang konsisten sehingga pelayanan BBM dapat berjalan sesuai ketentuan, tanpa mengabaikan kelancaran lalu lintas, dan keselamatan pengguna jalan di Kabupaten Bengkulu Selatan.(Hamdani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *