Bengkulu Relasipublik.com pimpinan Wilayah Provinsi Bengkulu organisasi Gerakan Reformasi Indonesia(LSM-GERINDO)segera melayangkan laporan Pengaduan Kepada Dirjen SDA,BPK RI hingga komisi V DPR RI terkait Proyek strategis Nasional Pembangunan Bangunan Pengamanan pantai dikabupaten Kaur senilai 14 milyar lebih dari Dana APBN yang dilaksanakan oleh CV.Menara baja project.
diduga kuat telah terjadi Deviasi atas Teknis dan penurunan Mutu Material yang dikhwatirkan banyak pihak dapat memicu kegagalan struktur dalam menahan hantam gelombang ekstrem samudra hindia yang berdampak kepada keselamatan hidup masyarakat disekitar pantai.
*Dedi rahmadi* Ketua Pimpinan wilayah Provinsi Bengkulu LSM-GERINDO ketika dijumpai awak media menjelaskan,breakwater atau blok pemecah gelombang ini memiliki Fungsi yang sangat Vital,dimana berguna memecah energi gelombang agar dapat melindungi jalan lintas barat sumatera serta pemukiman warga dari abrasi.
namun berdasarkan hasil observasi dan Investigasi kami dilapangan,kami menduga ada terjadi deviasi secara teknis dan penurunan mutu material,dimana jika material beton yang digunakan bermutu rendah,bangunan akan cepat hancur diterjang ombak,yang berpotensi menimbulkan kerugian keuangan Negara.
Kami sudah mengirimkan surat Ke Pimpinan Balai Wilayah sungai sumatera VII hingga saat ini masih menunggu balasan,dimana kami meminta klarifikasi dan desakan agar Tim BWS Sumatera VII segera melakukan sidak mendadak.
dan segera lakukan uji tekan beton secara independen(core drill test),karena melihat kondisi dilapangan,timbul kekhwatiran kami dengan melihat penumpukan material dan blok kubus beton terdapat kerusakan struktural dini sebelum dipasang,bagian sudut sudut kubus beton tampak keropos,retak dan mudah gumpil(pecah),kondisi ini mengindikasikan adanya masalah serius pada campuran semen(mix design) ditambah lagi tata kelola material disite dinilai mengabaikan faktor risiko lingkungan.
ini tidak lepas dari lemahnya pengawasan fungsional dari konsultan supervisi,lemahnya kontrol kualitas harian dilapangan.
Sesuai estimasi yang kami berikan bila kami tidak mendapatkan jawaban yang kami nilai positif untuk upaya perbaikan,akan kami tindaklanjuti ke Menteri PU,dirjen SDA hingga BPK RI untuk segera diperiksa dan diaudit.
demi menyelamatkan keuangan Negara dan keselamatan hidup masyarakat sekitar pantai,ujar dang Dedi sapaan akrabnya.
Hal senada disampaikan oleh Iryanto sebagai tokoh masyarakat bengkulu menyampaikan Proyek ini bertujuan utama untuk menahan hempasan ombak, mengurangi dampak abrasi yang mengikis daratan, serta melindungi permukiman nelayan dan infrastruktur di pesisir Kaur,ini sangat penting.
harus dijalan secara maksimal.tidak boleh ada penyimpangan dalam pelaksanaannya,mengingat ini menyangkut hajat hidup orang banyak.
Hingga pemberitaan ini diturunkan,upaya konfirmasi untuk perimbangan berita kepada pihak Balai Wilayah Sungai Sumatra VII sedang diupayakan.(Hamdani)
















