Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Dugaan SMPN Satu Melakukan Tur Itu Tidak Benar, Dan Itu Hanya Jalan – jalan Karena Liburan Bersama Keluarga

33
×

Dugaan SMPN Satu Melakukan Tur Itu Tidak Benar, Dan Itu Hanya Jalan – jalan Karena Liburan Bersama Keluarga

Sebarkan artikel ini

Bengkulu Selatan Relasi publik.com berdasarkan hasis impormasi yang berhembus dengan adanya bahwa SMPN satu Kabupaten Bengkulu Selatan, provinsi Bengkulu Telah melakukan tur, sementara beberapa bulan yang lalu adanya surat edaran dari Gubernur Bengku Helmi Hasan, untuk para pendidik sekolah Atau para Guru dan Murid di himbau jangan dulu melakukan tur, atau studi banding di luar provinsi Bengkulu.

Karena mengingat banyaknya terjadi hal – hal yang tidak di inginkan, selain itu juga mengingat “Rodaperekonomian” Masyarakat di provinsi Bengku ini sedang dalam keadaan belum stabil maka dari itu Gubernur memberi himbauan tersebut.

Namun menurut isu yang berkembang bahawa SMPN Satu Kabupaten Bengkulu Selatan tidak mengindahkan surat edaran tersebut sehingga Para Guru dan Siswa tetap melakukan tur, yang katanya berangkat sebanyak tiga ratus Siswa dan siswi dengan biaya yang di pungut Sebesar Rp. 3.800.000.(Tiga juta Lapan Ratus Ribu Rupiah).

untuk mencari kebenaran inpo tersebut Awak Media Relasi publik, konfermasi dengan Kepala Sekolah SMPN satu Li’as dengan panggilan Sehari – harinya saat di wawancara’i di ruangan kerjanya pada hari Rabo 14/01/2026 Li’as menjelaskan info itu tidak benar dan perlu saya jelaskan itu bukan tur kami itu jalan – jalan di karenakan bertepatan dengan tahun Baru dan Siwa sedang libur sekolah ujar Li’as.

Jumla murid SMPN satu in sebanya 802 Siswa dan Siwi, dan  yang berangkat itu  hanya sebanyak 37 orang, memang yang berangkat itu ada dua buah mobil bus, namun itu di tambah Dari Guru, keluarga Guru dari SMAN 06, dari pegawai pemda, dari Guru SMPN 02, Guru SD, dari pegawai puskesmas dan ada juga dari masyarakat yang ingin ikut jalan – jalan, dan masala biaya semua di kenakan semua Sebesar Rp. 3.800.000. jumla uang tersebut mulai dari biaya makan, hotel semua sudah terhitung, kalau katany siswa dan siwi terlantar itu sama sekali tidak benar.

Biaya Tiga Rp. 3.800.000. tersebut kami jalan – jalan itu, yang dituju Mpat Distannasi, di antaranya pertama kami ke badung selama satu hari setelah itu kami kediyeng, setelah itu kami menuju bali selama tiga hari, sudah dari bali itu kami kejokja, jadi totalnya kami mulai dari berangkat sampai pulang itu sebanyak sembilan hari.

dan kalau dikatakan kami dari pihak sekolah tidak meng indahkan surat edaran dari Gubernur itu juga tidak benar, sebelum berangkat kami juga sudah kordinasi dengan PLT Dikbud Lusi Wijaya, dan PLT pun mengatakan kalau untuk tur itu tidak boleh menurut surat edaran dari Gubernur tapi kalau hanya berayak dalam bahasa dusun dan jalan – jalan menurut PLT itu silakan saja asal situasi sedang libur sekolah, selain itu juga kita Sudah mintak surat Ijin dari pihak kepolisian dan surat ijin dari pihak orang tua wali Murid ujar Li’as.

Memang kalau dulu sebelum adanya surat edaran menghimbauan dari Gubernur tidak boleh untuk sekolah mengadakan tur keluar provinsi yah SMPN satu melakukan tur itu juga ada program sekolah untuk meningkatkan “mutuh dan kualitas anak dalam bidang pendidikan dan mencapai agar siswa dan siswi mendapat “pertasi” dan banyak siswa dan siwi SMPN satu ini dapat piagam tersebut.

Tapi setelah dengan adanya himbauan dari Gubernur bahwa tidak boleh lagi tur atau studitur di luar provisi kami sudah gak lagi melakukan itu dan kami juga tidak berani melanggar Aturan yang di buat oleh Gubernur tersebut.tutup Li’as.(Hamdani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *