BENGKULU SELATAN Relasipublik.com Pelaksanaan program rehabilitasi atau refit gedung SDN 82 Desa Kembang sri Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan saat ini telah mencapai progres sekitar 32 persen. Dari hasil pemantauan di lokasi, pekerjaan pembangunan terus berjalan dan pihak sekolah menyatakan pelaksanaan kegiatan mengacu pada petunjuk teknis, standar bangunan serta ketentuan yang tercantum dalam RAB dan regulasi penggunaan anggaran APBN.
Kepala SDN 82 Bengkulu Selatan, Darwin, saat dikonfirmasi awak media pada selasa (06/10/2026) mengatakan bahwa pihak sekolah bersama tim panitia berkomitmen melaksanakan program tersebut sesuai aturan yang telah ditetapkan.
“Kami dari pihak sekolah dan tim panitia pembangunan gedung sekolah melalui program refit ini betul-betul mengikuti aturan. Jangan sampai setelah bangunan ini selesai, kami justru bermasalah dengan aparat penegak hukum dan tersandung persoalan pidana,” ujar Darwin.
Menurut Darwin, kepatuhan terhadap petunjuk pelaksanaan menjadi perhatian penting agar pembangunan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memenuhi standar kualitas serta ketentuan administrasi yang berlaku.
Sementara itu, Kepala Desa Kembang Seri, Halimin, turut melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program refit yang berada di wilayah desanya tersebut.
Halimin mengatakan, pihaknya berharap pembangunan gedung SDN 82 dapat berjalan sesuai harapan masyarakat, tidak menimbulkan kejanggalan dan menghasilkan bangunan yang baik serta berkualitas.
“Kami ikut memantau agar program refit di SDN 82 yang berada di desa kami ini sesuai dengan harapan masyarakat. Harapannya tidak ada kejanggalan dan hasil pembangunannya bagus serta berkualitas,” ungkap Halimin.
Ia juga menyebutkan bahwa dari sisi material yang digunakan, kayu yang dipasang merupakan kayu kelas nomor dua sebagaimana tercantum dalam petunjuk RAB. Selain kayu juga menggunakan jenis batu dan pasir sudah berdasarkan aturan yang memiliki Galian C resmi dan legal ujar halimin.
Pelaksanaan program tersebut selanjutnya diharapkan tetap mendapat pengawasan dari berbagai pihak, sehingga setiap tahapan pekerjaan dapat berjalan transparan, sesuai spesifikasi teknis, RAB, serta ketentuan program yang berlaku.
Dengan progres yang telah mencapai sekitar 42 persen, masyarakat berharap Pembangunan SDN 82 Bengkulu Selatan dapat diselesaikan tepat waktu dan menghasilkan fasilitas pendidikan yang aman, kokoh, serta dapat digunakan dalam jangka panjang.tutup Halimin. (Hamdani)
















